Penulis (FLP) Lampung Raih Islamic Book Award

KABAR gembira bagi dunia literasi di Lampung. Buku cerita anak karya penulis asal Bumi Ruwa Jurai, Fadila Hanum, menjadi buku terbaik untuk kategori nonfiksi anak di perhelatan Islamic Book Award 2016.

Buku berjudul “Pahlawan Bumi” itu mengalahkan empat karya finalis lainnya dalam perhelatan yang digelar Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi). Karya Fadila ini berisi enam cerita anak dan diterbitkan oleh Gema Insani.

Keceriaan tampak dari wajah Fadila yang menetap di Natar, Lampung Selatan. Namun, ia tidak bisa hadir saat penerimaan hadiah di Istora Senayan, Jakarta, pada 27 Februari lalu karena sedang hamil.

Perempuan kelahiran Tegineneng, 27 Juli 1987 ini tak pernah menyangka akan memenangkan lomba tersebut. “Saya kaget waktu dihubungi penerbit bahwa buku saya menjadi pemenang katagori nonfiksi anak karena sejauh ini belum pernah mendaftarkan diri,” kata dia kepada Lampung Post.

Menurut Hanum, pihak penerbitlah yang mengikutsertakan bukunya dalam Islamic Book Award. Perlombaan ini ternyata bisa didaftarkan melalui penerbit atau penulisnya langsung.

Ajang ini dikuti oleh 320 buku dan memperebutkan enam kategori, yakni fiksi anak, fiksi dewasa, nonfiksi anak, nonfiksi dewasa, terjemahan, dan sampul terbaik.

“Pahlawan Bumi” bercerita mengenai hal–hal kecil yang dapat dilakukan oleh anak–anak. Di dalamnya ada enam cerita berjudul Diet Plastik, Buku Ajaib, Menabung Pohon, Bumi Batuk, Polisi Bumi, dan Pahlawan Misterius.

Di halaman sampulnya tampak keceriaan dua orang yang tersenyum lebar. Halaman dalam dipenuhi gambar warna-warni yang yang disukai anak–anak.

Sebagai cerita anak, karya Hanum khasiat yang luar biasa bagi perkembangan anak usia dini. Bahasanya ringan dan mudah dicerna. Hanum terbilang sebagai penulis produktif.

“Pahlawan Bumi” adalah bukunya yang keenam. Perempuan yang kini mengajar di sekolah dasar ini telah menekuni dunia menulis sejak tahun 2009. Bakatnya diasah saat bergabung dalam Forum Lingkar Pena (FLP).

Saat awal berkarya, ia menulis mengenai tema sosial dan Islam. Setelah menjadi guru SD, tahun 2012, Hanum fokus membuat cerita anak. “Setiap hari ketemu anak kecil. Melihat tingkahnya, akhirnya saya tertarik menulis cerita anak,” ujar lulusan Fakultas Pertanian Universitas Lampung ini.

Cerita anak Hamun pertama kali terbit di Lampung Post berjudul “Aliya Ko Bisik–bisik”. Inspirasi dari cerita itu adalah anak muridnya yang bernama Aliya. Suatu hari Aliya mengadukan bahwa ada kawan-kawannya yang berbisik–bisik memperbincangkan dirinya.

Untuk mengasah kemampuan menulisnya, ia mengikuti kelas menulis dengan salah satu penulis terkenal yang telah banyak menerbitkan buku. Hanum mengikut kelas menulis dalam jaringan (daring) berbayar.

Dunia yang ditekuni Hanum adalah mengajar dan menulis. Aktivitas mendidik anak-anak menjadi referensi sekaligus inspirasinya dalam menulis.

BIODATA
Nama : Fadila Hanum
Kelahiram : Tegineneng, 27 Juli 1987
Alamat : Negararatu 1 No. 9A Desa Negararatu, Natar, Lampung Selatan

Penghargaan:
1. Juara I Menulis cerita pendek FLP Metro 2008
2. Juara harapan I lomba menulis testimoni murid tingkat guru
3. Pemenang buku anak nonfiksi terbaik Islamic Book Award 2016

Penulis: Gesa Vitara
Editor: Isnovan

Sumber: http://www.lampost.co dg penambahan kata FLP pada judul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *