Cinta Bersemi Saat Gerhana Matahari Total

Untung Wahyudi, Koran Jakarta, 8 Maret 2016

Summer Triangle karya Hara Hope
Summer Triangle karya Hara Hope

Gerhana matahari total adalah salah satu fenomena alam paling mengesankan yang terjadi di bumi. Banyak orang  ingin mengabadikan fenomena tersebut dengan mendatangi langsung lokasi, atau kota-kota yang dilintasi gerhana matahari total.  Masyarakat bisa menyaksikan secara langsung fenomena langka yang hanya terjadi sekitar empat menit tersebut untuk 350 tahun sekali. Beberapa kota yang dilintasi gerhana Palembang, Bangka, Belitung, Palangkaraya, Balikpapan, Sampit, Luwuk, Ternate, Tidore, Palu, Poso, dan Halmahera.

Sebagai penggemar  bintang dan segala  berbau astronomi, Vega dan Rio, tokoh utama dalam novel Love in Twiligt karya Hara Hope, juga tak ingin ketinggalan dengan fenomena langka yang  terjadi 9 Maret besok.

Sejak kecil, Vega memang suka bintang. Bahkan, dia bisa dibilang tergila-gila dengan bintang. Suatu hari, ayah Vega menantangnya  mengambil gambar bintang jatuh. Makanya, hampir setiap malam dia begadang demi menyaksikan secara langsung  bintang jatuh.

Dia punya banyak teman. Tapi ada yang menyebalkan. Dialah Rio. Cowok kurus itu seolah-olah sengaja mengajak ribut karena  sepele. Bahkan, Rio pernah mengatakan  bahwa Vega  cewek aneh. Tindakannya banyak  tidak masuk akal seperti memotret bintang jatuh. Menurut Rio, itu semua hanya akal-akalan ayah Vega. Cewek itu  telah dibohongi ayahnya. Vega marah dan tidak terima ayahnya dibilang pembohong (hlm. 9).

Pertengkaran dan percekcokan  kerap terjadi antara keduanya  ternyata malah membuat  bertambah dekat. Seperti prediksi Wiwi, keduanya memang  jodoh. Vega juga tidak mengerti, kenapa justru cowok menyebalkan  yang membuat hatinya kembang-kembis. Di luar dugaan Vega, ternyata Rio sangat perhatian. Hubungan mereka semakin dekat, hingga Vega lulus dari SMA Arcadia.

Tanpa  pengetahuan Vega,  Rio mempunyai masa lalu yang justru membuat Vega cemburu. Saat berkunjung ke vila orangtua  Rio di Puncak, Vega melihat sketsa seorang gadis  di kamar Rio. Dialah  Shopia, mantan Rio yang telah meninggal. Vega merasa  Rio masih belum bisa melupakannya.

Kecemburuan Vega semakin memuncak karena ternyata, Nina yang dulu sekelas  nekat tinggal kelas demi Rio. Nina, teman dekat Shopia, yang dulu juga pernah satu sekolah dengan Rio, ternyata juga menyukainya. Nina bukan siswa  bodoh. Prestasinya  sangat mengagumkan. Banyak orang tidak percaya dia tidak naik.

“Masalahlahnya, kamu bohong, Rio! Kamu dengan segala pesonamu,  masih juga nyimpen misteri. Udah bagus aku mulai ngertiin masa lalumu dengan Shopia. Apalagi dia udah meninggal. Tapi Nina beda. Dia  masih hidup dan masih sayang sama kamu,” tegas Vega sambil menangis (hlm. 167).

Rencana Rio dan Vega  ke Balikpapan  menyaksikan langsung  gerhana matahari total terancam gagal. Vega masih marah dan tidak mau mengangkat telepon  Rio. Bahkan, tiket pesawat  tak disentuh.

Ibunya  berusaha menenangkan dan membujuk agar mempertimbangkan tawaran Rio. “Mama tahu kamu ingin sekali menyaksikan gerhana matahari langsung. Pergilah, Ve. Mama izinkan,” ucap Mama Vega. (hlm. 206).

Novel  ini merupakan lanjutan  Summer Triangle,   Juara II “Lomba Novel Teenlit Writer.”  Di sini diselipkan juga  pengetahuan tentang dunia astronomi, terutama tentang  gerhana matahari total.

 

Judul               : Love in Twilight
Penulis             : Hara Hope
Penerbit           : Gramedia  
Cetakan           : Pertama, 2016
Tebal               : 232 Halaman

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *